2 tahun yang lalu , saat itu aku masih kelas 2 di sebuah sma negeri di sebuah kota besar . o iya perkenalkan namaku bagas tapi orang - orang di sekitarku lebih akrab memanggilku ariel .
pengalaman seksku sebenarnya karena aku aktif di sebuah lembaga kemasyarakatan yang ada di dekat rumahku , ya istilahnya hidupku ada di tempat itu atau aku lebih sering menyebut tempat itu kantor.
awal mula dari pelampiasan itu adalah aku mempunyai banyak teman baik itu cowok maupun cewek di kantor itu sampai sampai ada seseorang yang kupanggil mama
entah kenapa mama selalu saja ingin dekat denganku meskipun mama sudah tahu bahwa aku menganggapnya sebagai ibuku . sampai pada suatu waktu , saat kantor sepi karena memang tidak ada orang entah kemana semua hanya tinggal aku dan mama yang ada . Aku dilantai bawah sedang mengerjakan tugas sekolahku sedang mama sedang asyiknya mengerjakan tugas kantornya di lantai atas .
Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 4 sore dan mama memanggilku
" Ariel , kamu dimana temenin mama gie diatas , mama takut " , kata mama .
" Iya ma , Ariel masih ngerjain tugas nie , ntar lagie ariel keatas " , jawabku .
tak berapa lama aku segera keatas , kulihat mama masih asyik ngerjain tugas di kamar tidur yang memang khusus untuk mama lengkap dengan semua perabotannya.
Akupun dengan enaknya menonton tv di ruang sebelah , tiba tiba mama menjerit sehingga akupun berlari ke arah kamarnya . tetapi kamarnya terkunci dari dalam
" mama ada apa ??? "
" ngga' papa kok riel , mama cuman kaget , kamu bisa bantuin mama ngga ' "
" bantuin apa ma ? "
" udah masuk aja ntar juga tau "
begitu aku masuk kedalam kamar mama dengan ganasnya memelukku dan mencumbuiku tentu saja aku kaget , tapi aku paham mengapa mama sampai berbuat seperti itu , karena dulu dia pernah mengajakku begitu tapi aku menolak dengan alasan aku sangat menghormatinya . tapi mama ternyata nekat juga sehingga akupun terdorong hingga ketempat tidurnya dengan posisi aku dibawah
Mama masih terlihat ganas mencumbui lidahku , aku mulai bisa mengimbanginya , kedua tanganku meremas remas payudaranya sambil kami ber French Kiss ria .
Mama terlihat sangat menikmati permainanku , hal gila mulai diperlihatkan mama, dia melepas semua pakainnya dan meminta menjilati klitorisnya yang sudah sangat basah dia mengerang dan menggelinjang hebat karena foreplay yang aku lakukan setelah puas dia aku perlakukan sekarang giliranku yang dia puaskan dengan kuluman lembut penuh kasih sayang sampai sampai hampir saja aku mau ejakulasi .
Aku meminta mama dengan posisi 69 , mama menuruti saja dan segera saja kulumat habis vagina mama yang berbau wangi karena mama masih perawan dan baru pertama kali ini berhubungan badan , cairan kewanitaannya mengalir deras bak hujan hingga tubuhnya pun lemas .
Setelah puas bermain main , mama dengan melasnya memintaku agar segera memuaskanku , aku segera mengusap usap penis di bibir vaginanya dan itu membuatnya menjadi semakin tersiksa dan tambah merengek penuh nafsu birahi , dan segera sajaaku mulai memasukkan batang penisku , duuuhhhh ternyata vagina mama masih seret dan mama mengerti itu dinaikkan sedikit pantatnya dan itu memudahkanku , kemudian bkulihat dari keperawanan yang mengalir membasahi penisku , aku mulai menggenjot mama yang sudah merem melek , payudaranya yang dari tadi menantang dengan ukuran 36b langsung kulumat , mama semakin bernafsu pantatnya digoyang kekiri dan kekanan dan setelah satu setengah jam bergumul akupun mulai menyerah , mama memintaku agar memuntahkan cairan maniku di wajahnya dan aku menuruti saja , saat hampir klimaks aku melepas penisku dan setelah kukocok sebetar saja batang kejantananku memuntahkan maniku tepat dimulutnya dan langsung saja mama telan habis habis , penisku pun masih saja dia lumat sampai bersih dan akupun menjatuhkan diri dalam pelukan mama saat adzan Isya' terdengar dari kejauhan.
Dan sejak saat itu bila aku atau mama merasa butuh sex kami melakukan dimana saja mulai kamar mandi , dapur , depan TV sampai teras kantor bila malam tiba.
Pembaca Cerita Dewasa perkenalkan namaku Neny ,aku punya kawan yang bernama Windy, kami bersahabat sangat akrab. boleh dikatakan aku sahabat karibnya baik duka maupun senang kami selalu bersama-sama. Setelah pulang dari berlibur ke rumah tanteku di Bogor yang mana Windy pergi dengan kekasihnya yang sedikit agak berumur .kalau tidak salah tafsir mungkin usianya sekitar 39 tahun, kami mulai masuk sekolah dan sudah 2 minggu peristiwa itu berlalu.
Pada suatu saat sewaktu istirahat saya berdua Windy makan bakso, setelah selesai kami ber bincang-bincang, Windy menceritakan sewaktu pergi ke Bandung bersama kekasihnya yang om- om itu. Semua diceritakan kepadaku, baru sekali itulah katanya Windy merasakan kenikmatan yang seakan-akan Windy pergi ke surga, berapa kali windy melakukan dengan kekasihnya diceritakan semuanya kepadaku. Mendengar cerita Windy aku betul2 tertarik bahkan terangsang akan pengalaman pertama Windy, yang katanya terasa sampai ke ubun2, aku diam2 punya rasa keinginan untuk kenal lebih dekat dengan yang dimaksud kekasih Windy itu. saya betul betul terpengaruh oleh cerita Windy , pakah betul sampai keubun ubun nikmatnya??????? Walau umurku baru 15 tahun sama dengan umur Windy dan badanku yang mungil dibalut dengan kulit putih seperti Windy dan tetekku yang baru nyembul tumbuh, aku sudah sangat ingin mencoba seperti apa yang pernah dialami Windy
hingga....Pada suatu saat hari sabtu sore aku pergi ke Mall disuruh ibuku beli minyak goreng dan mie....., kebetulan aku ketemu dengan kekasih Windy yang sedang belanja juga, aku masih ingat betul walau kami baru ketemu sepintas. Aku menyapa dengan sopan, "Sore Oom, belanja Oom" sapaku sopan, dijawab dengan lembut" iya, siapa ya?" jawabnya, "saya temen Windy Oom, lupa ya, yang diantar ke Bogor, kerumah tante" jawabku, "Ooh, ya Oom ingat sekarang, sedang belanja juga?" "ya, Oom, disuruh ibu" jawabku, dan kami sambil jalan ngobrol biasa-biasa saja, aku pikir bagaimana caranya agar aku bisa sama2 bapak ini, lalu aku bilang "Oom, tinggal dimana?" lalu dijawabnya disuatu komplek didaerahku. Lalu aku pancing " Boleh Oom, Neny main kerumah Oom " tanyaku, " Boleh2, kapan mau kerumah Oom, silakan" jawabnya, perasaanku betul2 gembira nah, berhasil aku mendekatinya, lalu aku bilang " Besok boleh Oom ???" " Boleh, jam berapa, dirumah Oom sepi lho, tante sedang ke Bandung, jadi Oom tidak ada apa2, tapi nanti Oom beli kue saja buat besok", dan kamipun berpisah sebab aku keburu-buru ditunggu ibuku. Besoknya hari Minggu pagi2 kira2 jam 09.00 aku berangkat kerumah kekasih Windy, tak berapa lama akupun sampai dikomplek yang disebutkan, lalu aku tanya satpam komplex dimana alamat yang dimaksud.........ahirnya ketemu juga....
Akupun masuk kehalaman rumahnya dan aku pencet bell, tidak lama keluar kekasih windy.... dan dengan sapa yang halus menyapaku " selamat pagi, Neny, sendirian ya " sapanya, " ya oom ", lalu aku dipersilahkan duduk dan Bapak pergi ke belakang. Tak berapa lama om Idola keluar membawa minuman hangat dan kue yang kemarin dibelinya di Mall, " silahkan diminum dan dicicip kuenya " aku menganggukkan kepala saja sebab perasaanku sudah betul2 ngebet ingin merasakan apa yang diceritakan Windy. Kami duduk bincang2 layaknya bapak dengan anak, lalu aku geser dudukku, " Boleh Neny duduk dekat Oom " pintaku, " Boleh silahkan ", waduh sseerrr rasanya, aku duduk disebelah kirinya dan aku baca majalah Tempo yang ada dimeja. tapi kemudian tidak lama kemudian aku ditawarin majalah yang ....yaaa...ampun gambarnya berisikan gambar yang menampilkan hubungan suami...isteri......sekilas kulihat nama majalah itu tertulis didepannya playboy.....,aku benar benar terangsang.............badanku gemetar....menahan perasaaan yang baru kali ini aku rasakan..........rupanya OM agus begitu namanya kuketahui setelah kutanyakan pada beliau.....telah mengetahui keadaanku.......ia merapatkan tubuhnya kesampingku sambil melingkarkan tangannya kepundakku.......tak lama kemudian jaritangannya merabah kupingku......aku kian bergetar.............om Agus kian menggeserkan duduknya, lantas ia merebahkan kepalaku dipangkuannya...........
Sambil tiduran aku tetap membolak balik majalah playboy itu.......mataku telah nanar dikuasai birahi remajaku........aku menggeserkan kepalaku dipangkuandipangkuannya karena terasa ada benda keras yang mengganjal belakang leherku....., kalau aku miringkan persis hidungku kena selangkangannya yang menonjol itu........om Agus diam sambil baca koran. Lama2 aku beranikan diriku, pura2 aku tertidur lalu kumiringkan badanku tepat aku menindih......tonjolan itu.........dan dengan menggeser kepalaku sedikit kebelakang maka nampakklah benda yang menonjol dibalik celana pendek om agus.............tanganku kuletakkan diatas tonjolan itu dan kudengar om Agus menhela nafas panjang.....ia tergelinjang .....ketika tonjolan itu ku gesek gesek dengan lenganku......gilakah aku ????pikirku...... lalu..... dengan tenang dielusnya tanganku dan makin dibimbingnya menuju tonjolan tadi seakan menyuruhku untuk meremasnya............. rupanya tonjolan tadi namanya adalah Kontol........... Tangan Oom menggosok-gosok lengan atasku aku sudah betul2 napsu, aku makin kuat pegang kontol Oom, tiba2 aku diangkat dipopongnya dibawa masuk ke kamarnya, sampai dikamar dibukanya bajuku dan minisetku, lalu rokku dilepasnya tinggal CD saja. Aku ditidurkan ditempat tidur yang empuk, kemudian aku diciuminya dengan lembut, aduuhh maakk aku semakin terangsang, digosoknya toketku dengan tangannya yang besar dan pentilku yang baru segede kedele diisapnya, adduuuhhhhkk bener kata Windy enaknya. Pelan2 ditariknya CD ku lalu digosoknya memekku dengan jarinya pas kena itilku yang baru sebesar biji kedele, terasa basah memekku keluar cairan, aku meraba mencari kontol Oom, yang masih pakai celana pendek, ... wwuuuuiii besarnya bukan main. Aku berpikir apa bisa masuk ke memekku kontol sebesar itu, ada rasa ngeri juga tapi aku abaikan aku sudah betul2 ngebet, eeehhhh diisapnya memekku dan dijilatinya, aduhhhh ennnuuuaaaakkkkk Ooooommmmm, terussssss pintaku, sambil dijilati memekku tangan Oom pegang toketku. Aku sampai menggelinjang pantatku terangkat saking enaknya, Oooommmmm teeeerrruuuussss Oooooommmm, kembali aku diciuminya leherku toketku dicium, lalu diisapnya, ketekku dicium pangkal toketku dicium lalu diisapnya, kembali pentilku diisapnya adduuuhhh rasanya sampai ke ubun-ubun. Aku diangkat lagi lalu dipangkunya sambil diisap toketku aduh aku betul2 ke surga Windy betul katamu, aku merasakan sekarang, eeehhhh kontolnya di gosok2kan dimemekku aduuhh mmaaakkk, eeeuuunnaaakk Oommmmm rintihku, ujung jarinya dimasukkan ke lubang memekku aduh sakit Oomm, aku dicium lagi. "Neny engkau pingin merasakan lebih enak, ya" tanyanya " Iiiyyyaaaa OOoooommmm " jawabku, " Neny sedikit sakit ya nanti lama-lama hilang sakitnya " kata Oom " terserah Oom , neny ingin merasakan kenikmatan Oom " kataku, pelan2 dimasukkan ujung kontolnya, aku merintih kesakitan. " Pelan Oom, sakiitt " rintihku, digosoknya lagi dan didorongnya lagi, hal itu dilakukan berkali-kali dan sakitnya waktu kontolnya didorong, tapi hilang rasa sakitnya kalau kontol Oom di gosok2kan di bibir memekku yang tipis dan tahu2 ssrrreeetttt, szssrreeeettt, "sakit Oom ' teriakku, masuklah kontolnya ke memekku walau hanya sedikit. Aku diciumnya lagi digigitnya toketku, diisapnya pentilku, sambil badanku digosok-gosok paka tangannya, aduuuhhhh Oom saaakkiiittt rintihku, lalu diciumnya lagi, eh lama2 hilang rasa sakitnya, aku mulai sedikit merasakan enaknya, diangkatnya badanku lalu diturunkannya lagi, sampai berkali-kali. Aduh rasanya semakin enak, tahu2 aku merasakan nikmat yang belum pernah aku rasakan, sampai aku gigit dada Oom, aaaddduuuuuhhhh, aaaaauuuuggghhhhh oooooommmm, aaaauuuggghhhh, oooommmmm, lalu aku lemas tapi masi dipangkuannya dan kontol Oom masih didalam memekku, aku menyaksikan percikan darah perawan ku membasahi kain sprei tempat tidur om agus.....dan sebagian belepotan dipangkal kontol om dan juga ada nempel di pahanya............ohhhh aku gak perawan lagi.........tapi peduli amat.......nikmatnya mengalahkan semua pikiranku tentang arti sebuah keperawanan.......... Mulai lagi pentilku diisapnya dan diciumminya lagi, mulai aku terangsang lagi, aku coba menggeser dudukku dipangkuan oom tapi kontol Oom seakan-akan lengket dengan memekku, lalu aku digendongnya masih dalam posisi kontol dimemekku dan aku ditidurkan ditempat tidur Oom, aduhh Oommm teeerrrruuusssss Ooommm. Pantat Oom dinaik turunkan aku menggelinjang, kepalaku goyang kiri goyang kanan saking enaknya dan Aaaauuuuuggghhhh aaaaacccchhhh uuuuugggghhh Oooooommmm eeennnaaaakkk pekikku, gila betul2 enak rasanya aku sudah entah berapa kali orgasme alias keluar, lalu pelan2 oom naikturunkan pantatnya. Eeehh tahu2 Oom menggerakkan lagi pantatnya dan aaaadduuuhhh Ooooooommmmmm pekikku Neny kepengen pipisssss ommmmm......pipis aja kata om Agus....... Ooooooommmmm dan cccrreetttt, creeeettttt terasa panas ......ada yang mengalir dari dalam.....tapi bukan pipisss....badanku bergetar.....kuat sekali ....tanganku mencengkram bahu om agusss...ahhhhh....dunia ini putih semua.....enak yang tak dapat lagi diucapkan dengan katakata................ rupanya Oom juga pipisss.... dan disemprotkan didalam memekku , aduh enaknya sampai mataku berat susah dibuka rasanya. Aku terbangun ternyata aku tertidur diatas Oom, dan kontol Oom masih didalam memekku, pentilkuku digigit dan dicium lagi sampai mataku terasa terbalik saking enaknya dan tahu2 sret kontol Oom dicabut dari memekku lalu aku ditelentangkan kakiku dikangkangkan dan aduh rasanya rambutku terasa mau copot memekku dijilati lagi. Lama memekku dijilati dan itilku digigit-gigit aku kali ini betul2 terangsang berat, aku tarik kontol Oom aku bimbing kelubang memekku dan cret, cret oom tekan langsung masuk kontolnya lalu diturun naikkan, aku betul2 me layang2 disurga rasanya dan aku tarik dada oom kugigit aku pipisssss lagi.... oooohhhhh ommmmmmm enakkkkkk ommmmmmmmmm. Oom masih terus memainkan kontolnya yang masuk dimemekku, kali ini aku gantungkan diriku dibadan oom dan ccrreeettt, ccrrreeetttt uuugggghhhh, aaaaccchhhh aaaadddduuuuuhhhhh ooooooommmmmm, didalam memekku terasa hangat lagi kena semprot air pipis putih.....dari oom. Entah sampai jam berapa hari itu, kami sampai lupa makan siang tahu2 sudah jam 17.00 sore, aku tidur didekap Oom, kira2 jam 19.00 aku dibagunkan disuruh mandi lalu makan dan diantarkan pulang, sampai dirumah jam 20.00 aku bilang dari rumah Windy belajar, makasih Oom Nah sekian dulu pengalaman pertamaku dengan om Agus........kekasih sahabatku.
Sebelumnya mohon maaf Gan, kalu Cerita Dewasa kali ini terlalu singkat karena memang kejadianya sangat singkat dan merupakan ketidak sengajaan... awal mulanya, pada suatu malam tepatnya jam 01:15 dinihari aku terbangun oleh suara pertengkaran antara sepupu aku (Brian) dan istrinya (Herlinda) maklum rumah kami bersebelahan. Inti pertengkaran itu adalah kecurigaan dan kecemburuan Linda terhadap suaminya yang selalu pulang kerja sampai tengah malam bahkan 2 hari terakhir pulang pagi. Keesokan harinya, sesaat setelah Brian berangkat kerja dan istriku jugasudah berangkat kerja Linda bertandang kerumahku untuk curhat. Sebenarnya aku serba salah karena pasti aku terpaksa harus memihak salah satu diantara mereka.
“maaf Dith, aku mengganggu....aku mau curhat nih, ya tentang semalem mungkin kamu mendengar...kata Linda dengan wajah layu ‘iya...gak sengaja aku mendengarnya! Jawabku singkat “aku kurang apasih?? Tiba-tiba Linda bertanya dengan nada serius ‘hmmmm..... aku hanya bergumam, sambil menggaruk kepala bingung harus menjawab apa. “sebagai seorang pria....menurutmu aku menarik gak? Jawab jujur ya? Dia terus bertanya ‘oke....aku netral ya? Menurut aku kamu cantik, menarik dan jujur aja aku sangat menyukai wanita yang badannya langsing dan tinggi semampai seperti kamu...apalgi kamu pakai baju begini (rok mini cotton dan tanktop). Jawabku sambil memandangi lekuk tubuhnya yang putih mulus “udahlah jujur aja, jangan menghibur aku....jawabnya sambil memegang tangan kananku dengan lembut. ‘bener Lin, kamu seksi banget...udah jangan suruh menilai gini, aku jadi horny nih lihatin paha kamu! Jawabku dengan nada bercanda, agar horny-ku turun. “lalu kenapa Brian cuek sama aku?? Dia bertanya lagi ‘ya gak tahulah, penilaian orang kan beda-beda.... jawabku coba mengelak. “kok gitu, kamu kan tahu bagaimana Dia dan pacar-pacarnya dulu. Jawabnya dengan nada ketus ‘okey,tapi jangan tersinggung...mungkin kamu kurang aktif dalam bercinta karena Dia suka cewek aktif... jawabku “iya sih, aku mang pasif....trus apalagi kekuranganku?? Tanya linda memelas ‘mungkin toketmu kurang gede.... jawabku sambil tertawa coba mencairkan suasana. “Dith....aku seriuuuuuusssss!!!!! Trus aku harus bagaimana? Tanya Linda serius ‘gampang aja, pergi ke salon...suntik silikon....atau ke dokter aja dech minta obat perangsang biar kamu gak vrigid. Heheheeee....aku jawab sekenanya. Linda hanya terdiam dan menganggap serius perkataanku, dia melamun sampai-sampai tidak mendengar perkataanku. Lalu tiba-tiba dia bertanya lagi.... “iya....bener banget kata-katamu....bantu aku ya?? Pleaseee....tolong belikan aku obat perangsang! Pintanya mengejutkan aku Aku menjadi bingung sendiri, padahal aku kan aku jawab sekenanya saja, pikirku dalam hati. ‘mmmm....aku ada sih, tapi aku gak tahu bagaimana hasilnya...karena aku belum pernah mencobanya’ jawabku. Akupun langsung berjalan menuju kamar dan mengambil obat yang 4 bulan lalu aku beli dari seorang sales serta memberikanya kepada Linda. “manjur apa gak ya? Aturan pakainya bagaimana? Linda bertanya lagi ‘aku gak tahu, kan bahasa Cina dibungkusnya....coba aja minum! Jawabku asal Linda pun meminum 1 butir obat tersebut, tapi setelah 10 menit tanpa reaksi Dia meminum lagi bahkan 2 butir sekaligus. Karena sudah jam 9 aku tinggalkan Dia diruang tamu dan aku berpamitan mandi dulu karena mau ke kantor. Sepuluh menit kemudian aku selesai mandi dan menuju kamar untuk berganti baju, tapi tiba-tiba dari belakang Linda melingkarkan tanganya dipinggangku dan memeluk erat tubuhku sambil berbisik.... “Dith...kamu tadi bilang aku seksi dan suka paha aku....apa kamu bisa membuktikan perkataanmu?? Jawabnya dengan nada memanja ‘apaaa.... aku tak mampu melanjutkan perkataanku, mulutku terrkunci Ternyata Linda melepas rok mininya dan memamerkan paha mulusnya yang jenjang tanpa lemak. Spontan kont*lku langsung tegang menjulang mengangkat handuk yang aku kenakan (tidak memakai CD)...aku sungguh terpesona dan lupa kalau dia adalah istri sepupuku. Linda menarik handukku dan langsung menggenggam kont*ol panjangku dengan kedua tanganya... “menurut aku, kamu bisa memberi kepuasan lebih dari Brian...burungmu lebih gede....lebih panjang...dan jujur aja aku lebih suka memandang tubuhmu daripada tubuhnya (Brian)....semoga penilaianku ini tidak salah” kata Linda panjang lebar. Aku langsung mengangkat tubuhnya dan merebahkanya ditempat tidur, kami langsung bergulat dengan telanjang bulat, saling mencium dan bergerak liar mengalir mengikuti deru nafsu yang semakin menggebu. Lidah kami berpilin, saling menghisap....tangan kami saling meraba, mengelus dan memainkan sisi sensitif masing-masing. Aku elus memeknya yang berbulu halus....ternyata sudah becek bahkan banjir. Ditariknya kont*lku kearah mulutnya, ujungnya dihisap dan dikocok dengan sangat cepat..... Aaaahhhh...uuuuhhhh.....hhhmmmm....aaaaa......oooo ooohhhhh.....erangan dan desahan saling bersaut, melukiskan bagaimana gairah kami saat itu sama-sama tinggi. Aku merebahkan diri, mengamati seberapa aktif gerakan Linda.....dan ternyata obatnya bekerja dengan baik, Linda sangat liar memainkan semua sisi tubuhku sungguh berbeda dengan biasanya yang pemalu dan lembut. Diciuminya tubuhku dari kening hingga ujung jari kakiku diemutnya bahkan anusku tak luput dari jilatanya tanpa jijik atau malu. Aku tertegun melihat aksinya, selayak service bispak import nih, gumamku dalam hati. Akhirnya diapun mengambil posisi duduk diatas kont*lku dan tanpa basa-basi langsung menekan kuat kebawah membuat kont*lku sakit karena sesak dan terlalu panjang. Dia menggoyang maju-mundur dengan cepat bertumbu pada kedua tanganya yang berada di dadaku. Ah...ah...ah...ah...ah....ah....desahanya begitu keras dan tanpa henti, membuat aku panik takut ada yang mendengar. pantatnya diputar-putar dengan cepatnya....seakan Linda sedang memperkosa aku. Kurasakan sudah 2 kali dia menyemprotkan cairan orgasmenya, keringatnya berjatuhan padahal sedang hujan dan yang sangat membuatku terkejut ada noda darah di bibir memeknya. Ini karena dia langsung memasukkan kont*l secara paksa dan penuh. tapi spertinya yang Linda rasakan hanya nikmat dan nikmat bahkan tak ada tanda-tanda penurunan tensi goyanganya padahal sudah 1 jam lebih..... “Lin...aku mau keluar nih, buruan jangan sampai di dalam” pintaku karena takut kalau dia hamil dan anaknya mirip aku...kan repot. Linda tak menghiraukanya dan akhirnya akupun nyemprot didalam memeknya.... CROT...CROOOOTTTT.....CROOOOOTTTTTT.....spermaku meluber hingga keperutku, tapi Linda terus bergoyang dengan girang menatapku dengan wajah puas dan senang. 5 menit kemudian Linda menghentikan goyanganya dan menghisap habis sisa sperma yang tercecer kemana-mana. “Adith sayaaaang....kamu memang hebat, kamu lebih kuat dan dahsyat” bisiknya ditelingaku. Cepat-cepat aku membujuknya untuk pulang, karena sudah memasuki jam istriku pulang. Sore harinya aku mendapat sms dari Linda “Terrima kasih Dith untuk pagi tadi dan untuk semuanya, maaf aku telah berbuat salah kepadamu...tolong rahasiakan ini dan aku mohon jangan biarkan aku mengulanginya....aku hanya menganggu Seminggu berlalu semua berjalan seperti biasanya, hingga kemudian pada suatu hari kami berulang kali mengulangnya. hingga kini kami masih sering bercinta walau dengan sembunyi-sembunyi dan curi-curi waktu.